Arsip Tag: separuh rembulan

teruntuk mu kasihku

Lalu, ku pepah lamat – lamat senandung rembulan malam ini… setelah sembilan puluh enam musim yang lalu, aku memancur hidup di kaki – kaki para pelacur angin menikmati – sekiranya – nafas gratis dari si pemilik semesta raya   dan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , , | 3 Komentar

Senyum Separuh Rembulan ( sebuah Asa )

Februari. Malam terkasih di bibir jalan, di kursi – kursi kuning muda Saat sebilah angin mencumbui pemadu minuman itu,- dan kau pilah segelas untuk ku Ah, Aku hanya tertegun … resah melihatmu harus begini… Setangkai kasih tak mampu mengibas angin … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi, SAJAK | Tag , | Meninggalkan komentar