Arsip Tag: empunya hati

Sebenarnya

  Ah, satu lagi hati itu keluar dari ubun-ubunnya membuncah berderai ke larung angin sebenarnya tak berniat aku seperti ini jadi duri, menusuk lalu mengiris… sampai sisa segaris pun, aku tak bermaksut sinis   maafkan aku wahai empunya hati sekiranya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi, SAJAK | Tag , , , , | 6 Komentar